FAQ (Frequently Ask Questions) for PPAN Aceh

ADMINISTRASI DASAR

1. Q : Apa itu PPAN?
A : PPAN merupakan singkatan dari Pertukaran Pemuda Antar Negara. Acara ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan Kementerian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia (Kemenpora RI) untuk menjaring pemuda-pemudi terbaik negeri ini menjadi Duta Muda Indonesia kepada masyarakat Internasional. Pada umumnya hanya ada 1 pemuda/pemudi yang terpilih untuk setiap program, dan 2 peserta cadangan yang diberangkatkan jika peserta terpilih utama tidak bisa berangkat, atau ada kondisi lainnya.

2. Q: Siapakah panitia dan tim penyeleksi/ juri untuk setiap tahapan seleksi?
A: Tim panitia terdiri atas PCMI Aceh dan Dispora. PCMI Aceh adalah organisasi alumni pemuda yang sudah menyelesaikan program mewakili Provinsi Aceh. Dispora adalah perwakilan Kemenpora di level provinsi. Tim seleksi adminsitrasi adalah Dispora dan selanjutnya tim juri/ penyeleksi tes kemampuan untuk setiap tahun adalah PCMI Aceh, yang merupakan kombinasi alumni sejak tahun 1976- sekarang.

3. Q : Apakah kegiatan ini diperuntukkan untuk semua kalangan?
A :Program ini merupakan program pertukaran pemuda dengan batas usia tertentu sebagai syarat mengikuti Program (sesuai dengan jenis Program yang dipilih) dengan syarat dasar belum menikah.

4. Q : Kapan dan dimana seleksi dilaksanakan?
A : Waktu seleksi biasanya dikondisikan, biasanya seleksi dilaksanakan pada akhir Maret atau awal April. Tempat pendaftaran langsung ke Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi, dan tentunya seleksi akan dilaksanakan langsung di ibukota provinsi masing-masing.

5. Q : Apa yang harus saya persiapkan untuk memenuhi syarat seleksi?
A :Kemampuan berbahasa Inggris baik secara lisan dan tulisan, wawasan pengetahuan umum, kemampuan kesenian daerah Aceh (mampu memperkenalkan dan menampilkannya) atau kemampuan bakat lainnya.

6. Q: Apa saja berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar?
A:
• Formulir pendaftaran terisi (Formulir bisa diunduh di website)
• 1 Lembar legalisir ijazah (Minimal SMA/MA sederajat)
• 1 Lembar fotocopy KTP/Passpor
• 2 Lembar foto warna (latar biru) terbaru ukuran 3×4
• Surat keterangan belum menikah
• Surat izin orang tua/wali
• Sertifikat kompetensi bahasa Inggris TOEFL/IELTS (jika ada)
• Bukti pernah dan/atau sedang terlibat dalam aktifitas pemberdayaan masyarakat dan kepemudaan (Misal KKN, komunitas sosial, komunitas belajar dll). Laporan minimal berisi: Nama kegiatan, latar belakang kegiatan, tujuan kegiatan, sasaran kegiatan, sumber dana dan hasil dari kegiatan yang dirangkum kedalam maksimal 2 halaman. Kemudian menyertakan bukti kegiatan dapat berupa foto, liputan media, sertifikat penghargaan, dll. (http://chirpstory.com/li/264836)
Seluruh berkas dimasukkan secara berurutan kedalam map berwarna (sesuai dengan warna program) dan menuliskan NAMA LENGKAP PENDAFTAR. Warna Map untuk masing-masing program sebagai berikut; Hijau (Kanada), Merah (China/ Tiongkok), Biru (SSEAYP), Kuning (Malaysia), Pink (Korea) dan Coklat (India).
7. Q: Apakah pendaftaran dipungut biaya?
A: PPAN didanai oleh Pemerintah Indonesia. Seleksi dibiayai dari APBD Dispora Provinsi. Pendaftar seleksi dan peserta program tidak dipungut biaya apapun.

8. Q : Bagaimana jika Saya tidak bisa memenuhi salah satu berkas administrasi karena kendala geografis atau hal lainnya?
A: Silahkan hubungi panitia (Nurul: +6285262338190) untuk membicarakan keadaan Anda secara langsung, karena pada dasarnya seleksi administrasi yang menentukan apakah Anda bisa mengikuti seleksi tahap selanjutnya.

9. Q: Bagaimana jika informasi yang Saya berikan tidak sesuai kenyataan sebenarnya?
A: Jika terbukti bahwa data dan informasi yang diberikan calon peserta tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya, maka calon peserta akan didiskualifikasi dari proses seleksi PPAN. Jika pelamar telah ditetapkan sebagai peserta terpilih, maka hak tersebut akan dicabut atau jika peserta telah berangkat untuk menjalani program, maka peserta tersebut dapat dipulangkan sesuai dengan peraturan dan hukum serta undang-undang yang berlaku.

PROGRAM
10. Q : Apa saja jenis program pertukaran tersebut?
A : Ada beberapa Program Pertukaran Pemuda Antar Negara, antara lain :
• Australia-Indonesia Youth Exchange Program / AIYEP atau PPIA (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia) untuk pemuda/ pemudi usia 21- 25 tahun.
• Ship for Southeast Asian Youth Programme/ SSEAYP atau PKPAT (Program Kapal Pemuda Jepang dan Asia Tenggara) untuk pemuda/ pemudi usia 20- 30 tahun.
• Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program / IMYEP atau PPIM (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia) untuk pemuda/ pemudi usia 23- 27 tahun.
• Indonesia- Canada Youth Exchange Program/ ICYEP atau PPIK (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada) untuk pemuda/ pemudi usia 20- 24 tahun.
• China-Indonesia Youth Exchange Program/ Chiyep (Program Pertukaran Indonesia- China/ Tiongkok) untuk pemuda/ pemudi usia 20- 30 tahun.
• Indonesia-Korea Youth Exchange Program/ IKYEP atau PPIKOR (Program Pertukaran Indonesia- Korea Selatan) untuk pemuda/ pemudi usia 18- 24 tahun.
• ASEAN Student Visit India (Program Pertukaran Pemuda Indonesia- India) untuk pemuda/ pemudi usia 19-24 tahun.
Program yang tersedia bagi setiap provinsi dan kuota untuk laki- laki dan perempuan berubah setiap tahunnya sesuai dengan surat keputusan dari Kemenpora RI.
11. Q: Apakah kegiatan ini akan menganggu kuliah/ kerja?
A: Hal ini tergantung waktu keberangkatan, durasi keberangkatan, kebijakan universitas dan/atau kondisi dari atasan tempat peserta bekerja. Peserta bertanggungjawab penuh mengurus izin ini secara mandiri. Pihak Dispora bisa membantu dengan surat keterangan pendukung jika dibutuhkan.

12. Q: Kapan dan berapa lama durasi dari setiap program?
A: Lama program setiap program bervariasi mulai dari 10 hari sampai 6 bulan, dengan detil rata- rata sebagai berikut:
• Australia-Indonesia Youth Exchange Program/ AIYEP atau PPIA (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia) pada bulan Oktober- pertengahan Februari selama lebih kurang 4 bulan.
• Ship for Southeast Asian Youth Programme/ SSEAYP atau PKPAT (Program Kapal Pemuda Jepang dan Asia Tenggara) pada bulan Oktober- Desember selama lebih kurang 52 hari.
• Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program/ IMYEP atau PPIM (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia) pada bulan Agustus- September selama lebih kurang 20 hari.
• China-Indonesia Youth Exchange Program/ CHIYEP atau PPIC (Program Pertukaran Indonesia- China/ Tiongkok) pada bulan Agustus- September selama lebih kurang 14 hari.
• Indonesia-Korea Youth Exchange Program/ IKYEP atau PPIKOR (Program Pertukaran Indonesia- Korea Selatan) pada bulan Oktober- November selama lebih kurang 20 hari.
• ASEAN Student Visit India/ ASVI (Pemuda ASEAN mengunjungi India) pada bulan Agustus/ September/ Oktober/November selama kurang lebih 10 hari.
• Indonesia- Canada Youth Exchange Program/ ICYEP atau PPIK (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada) pada bulan September- Maret selama lebih kurang 6 bulan, namun mulai tahun 2015 mengalami perubahan format.

13. Q: Apakah program ini sepenuhnya dibiayai pihak Kemenpora?
A: Secara umum, PPAN dibiayai oleh Pemerintah Indonesia melalui Kemenpora RI berupa akomodasi dasar dan transportasi dari provinsi asal dan kembali. Peserta terpilih juga akan mendapat uang saku secukupnya. Kebutuhan pribadi seperti uang saku tambahan, biaya persiapan keberangkatan, dan hal lainnya seperti souvenir dan kelengkapan baju adat menjadi tanggung jawab peserta terpilih.

14. Q: Bagaimana dengan biaya paspor dan visa?
A: Jika peserta belum memiliki paspor, biaya pembuatan paspor adalah tanggung jawab peserta. Biaya visa dan transportasi untuk mendapatkan visa ke Jakarta akan menjadi tanggung jawab panitia.

APAKAH SAYA BISA MENDAFTAR?
15. Q : Saya bukan seorang mahasiswa lagi, apakah saya boleh mengikuti program?
A : Boleh, asalkan memenuhi syarat-syarat yang disediakan, pemuda, sudah lulus SMA, belum menikah dan berkewarnegaraan Indonesia dengan identitas yang jelas sesuai provinsi masing-masing tempat diadakannya seleksi.

16. Q : Saya bukan orang asli Aceh, apakah saya boleh mengikuti program ini ?
A : Boleh, asalkan anda memiliki Kartu tanda penduduk Aceh yang menandakan anda adalah penduduk Provinsi Aceh dan memenuhi syarat-syarat yang dipintakan lainnya.

17. Q: Saya tidak kuliah/ kerja di provinsi Aceh, apakah Saya bisa mengikuti seleksi?
A: Seleksi ini terbuka untuk seluruh pemuda/ pemudi Aceh dimana saja yang dibuktikan dengan lampiran KTP Aceh. Jika Anda lolos seleksi, akomodasi dan transportasi ke lokasi seleksi di ibukota provinsi akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta.

18. Q: Saya tidak bisa menari atau punya kemampuan memperagakan seni lainnya, apakah Saya bisa mengikuti program ini?
A: Kemampuan seni tidak hanya menari/ menyanyi dan ini bukan penilaian utama. Kemampuan seni atau bakat lainnya juga dihargai, asalkan dilakukan dengan penuh percaya diri. Tampil beda dan kemampuan untuk menghibur juga sangat penting. Kemampuan menari dan lainnya bisa diperoleh melalui latihan baik pribadi maupun saat sudah terpilih nanti. Kemampuan yang sudah dimiliki adalah nilai tambahan.

19. Q: Saya tidak punya pengalaman bidang pertukaran budaya dan kegiatan pemuda. Apakah Saya bisa mendaftar?
A: Silahkan mendaftar jika merasa ingin belajar dan bertemu banyak pemuda terbaik lainnya di provinsi ini. Pengalaman mengikuti seleksi sangat bernilai untuk membangun mentalitas dan jaringan pertemanan sebagai pemuda. Pada dasarnya setiap program memiliki fokus yang berbeda- beda, mulai dari pertunjukan kebudayaan, kemampuan pidato, bisnis sosial dan teknologi, kemampuan bekerja di komunitas kecil, kegiatan pemerintahan, dan lainnya. Kegiatan seleksi akan menjadi awal pengalaman yang bagus.

20. Q: Saya sudah pernah ke luar negeri untuk program serupa, apakah Saya masih bisa mendaftar?
A: Silahkan mendaftar. Seluruh nilai seleksi yang akan menentukan peringkat kelulusan. Pengalaman pernah ke luar negeri akan menjadi pertimbangan internal panitia pada proses penjurian.

21. Q: Saya tidak bisa Bahasa Inggris, apakah Saya bisa mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini?
A: Sebagai kegiatan pertukaran pemuda antar Negara, Bahasa inggris merupakan alat utama untuk memaksimalkan pengalaman interaksi dengan pemuda dari Negara lain selama program. Kemampuan Bahasa Inggris yang diharapkan adalah kepercayaan diri untuk bicara, baik dengan tatap muka maupun di depan umum. Jika Anda nyaman atau nantinya mampu beradaptasi dengan kondisi ini, Anda dianjurkan mendaftar.

APA SAJA YANG DINILAI DAN APAKAH SAYA BISA TERPILIH?

22. Q: Apa saja tahapan seleksi yang akan dilakukan?
A: Seleksi terdiri atas 3 tahap.
Tahap I : Kelengkapan Berkas & Essay
Tahap II (untuk menentukan 10 besar): Tes tulis pengetahuan umum, tes potensi akademik dan tes kemampuan Bahasa Inggris
Tahap III: (untuk 10 orang terpilih)
Hari 1: Pidato Bahasa Inggris, LGD (Leaderless Group Discussion) dan Presentasi Proposal PPA (Post Project Activity)
Hari 2: Wawancara dan Penampilan (seni-budaya)

Seleksi hari kedua akan menghasilkan 3 orang juara utama dari setiap program yang akan mengikuti pelatihan bersama alumni untuk persiapan keberangkatan.

23. Q: Apa saja aspek yang akan dinilai oleh juri selama proses seleksi?
A: Bidang Psikologi/kepribadian, kemampuan Bahasa Inggris, kemampuan komunikasi, bidang seni budaya dan bidang akademik.

24. Q: Apa yang bisa membuat seseorang bisa terpilih?
A: Pada dasarnya seluruh nilai peserta akan direkapitulasi sejak awal sampai akhir seleksi. Yang menentukan bisa lolos atau tidak adalah kemampuan umum pada semua bidang, artinya memiliki kemampuan di atas rata- rata peserta lainnya untuk seluruh bidang yang diuji. Bidang yang diuji mewakili semua hal yang akan dilakukan selama program. Tata krama, cara berpakaian, dan kemampuan interaksi sosial, adalah hal- hal yang tidak dinilai di atas kertas, tapi menjadi penentu peringkat yang sangat esensial.

25. Q: Apakah Saya bisa mengetahui nilai atau peringkat Saya?
A: Peringkat yang diumumkan hanya juara 1 dan runner up 1 serta 2. Nilai seluruh peserta dan peringkat berikutnya tidak akan diumumkan dengan pertimbangan kerahasiaan dan menjaga keseimbangan dinamika kompetisi sampai akhir tes.

26. Q: Apa langkah selanjutnya jika saya menjadi peserta terpilih?
A: Ada beberapa dokumen penting yang harus segera dilengkapi untuk dikirimkan ke Kemenpora RI. Peserta juga harus mengikuti tes kesehatan umum di rumah sakit lokal dan rumah sakit di Jakarta nantinya sesuai dengan kebutuhan program. Peserta terpilih akan mengikuti persiapan rutin dan terus menjalin komunikasi dengan alumni sampai masa pelatihan pra-keberangkatan di Jakarta.

 

27. Q: Apakah saya harus bisa menari untuk ikut seleksi PPAN?
A: Tidak. Namun bagi peserta yang terpilih, wajib mengikuti serangkaian coaching yang akan dibimbing langsung oleh para alumni PPAN untuk meningkatkan skill dalam bidang seni dan budaya serta pengenalan program lebih dalam. Sebagai tambahan, dalam seleksi tahap 3, salah satu yang yang diuji adalah kemampuan seni dan budaya. Peserta diharapkan untuk menampilkan yang terbaik dalam tahap penjurian tersebut, dimana kemampuan seni dan budaya yang dimaksud tidak terbatas pada kemampuan menari saja.

PPA (Post Program Activity)

28. Q: Apa itu PPA dan kapan harus saya siapkan?
A: Post Project Activity (PPA) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat/aktivitas sosial yang dilaksanakan SETELAH program selesai. PPA dapat dilakukan di tingkat provinsi maupun nasional. Panitia memberikan kebebasan bagi para calon peserta untuk merancang PPA dalam berbagai sektor, seperti kesehatan, sosial, ekonomi, pertanian, agama, politik, pendidikan, budaya dan sebagainya.
Proposal mini PPA WAJIB diserahkan bagi peserta yang lulus di tahap ke 3 (masuk 10 besar). Oleh karena itu, calon peserta sudah bisa memikirkan PPA seperti apa yang akan dilakukan jika lulus 10 besar dan melaksanakannya setelah program selesai bagi Duta Muda terpilih. PPA ini akan dipantau dan atau difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi/Pemerintah Kota/Kabupaten, lalu laporannya diserahkan ke pihak Dispora Aceh untuk kemudian diteruskan ke Kemenpora RI.
Rancangan/ Kerangka PPA dapat dilihat sebagai berikut :
a. Nama Project
b. Latar Belakang Masalah
c. Tujuan Project
d. Kegiatan yang akan menjadi fokus utama Project dan bagaimana project tersebut dapat menyelesaikan masalah yang diangkat
e. Gambaran singkat mengenai biaya (jika diperlukan), waktu, dan sumber daya yang dimiliki yang diperlukan untuk merealisasikan project tersebut.
f. Tantangan apa yang mungkin muncul dalam merealisasikan ide project ini dan
bagaimana anda akan menyelesaikannya.

Adapun format Penulisan PPA adalah sebagai berikut:
a. Bahasa Inggris (Wajib)
b. Maksimal 5 halaman
c. Font yang digunakan adalah Times New Roman ukuran 12, spasi 1.5 dengan
penggunaan margin: kanan dan kiri 2 cm, atas dan bawah 2 cm.

29. Q: Apa itu Comdev? Jika saya belum pernah/sedang/sudah melaksanakan comdev, bisakah saya ikut PPAN?
A: Community Development (disingkat ComDev) merupakan segala bentuk kegiatan sosial yang dijalankan baik secara individu atau kelompok dengan tujuan pemberdayaan masyarakat.
Comdev bisa berbentuk kegiatan apa saja, mulai dari kegiatan pengabdian masyarakat seperti KKN/KKM, pembinaan anak usia dini, mengajar untuk anak-anak kurang mampu, pemberadayan ibu-ibu PKK/Pesisir, pelatihan wirausaha, pelatihan bahasa, peningkatan kemampuan olahraga dan berbagai macam kegiatan-kegiatan lainnya dengan tujuan sosial kemasyarakatan.
Calon peserta WAJIB sudah atau sedang menjalankan/berpartisipasi aktif dalam kegiatan ComDev baik yang dijalankan atas nama pribadi, kelompok/organisasi, dan atau instansi/dinas/perusahaan. Peserta hanya diwajibkan melampirkan 1 (satu) laporan kegiatan ComDev terbaik menurut calon peserta sebagai bahan pertimbangan seleksi bagi juri.

INFORMASI LEBIH LANJUT

30. Q: Dimana Saya bisa mengetahui proses seleksi dan detail lainnya untuk seleksi PPAN tahun 2015?
A: Silahkan cek : http://pcmiaceh.com/seleksi-ppan-2015/

31. Q : Ketika saya menemukan kendala dan pertanyaan-pertanyaan lain seputar program kemana saya harus mencari informasi?
A : Anda bisa mengakses Informasi, di website PCMI : www.pcmiaceh.com dan seluruh jejaring sosial berikut.
Facebook Profile: facebook.com/acehpcmi
Facebook Group: PCMI Aceh
Twitter : @pcmiaceh
instagram: @pcmiaceh
Youtube: PCMI Aceh
Sms/telepon: Nurul (+62823 8277 2287)