Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) atau Pertukaran Pemuda Indonesia Malaysia (PIPIM) merupakan salah satu implementasi dari Memorandum of Understanding antara pemerintah Indonesia dan Kementrian Belia dan Sukan Malaysia. Program ini telah dilaksanakan sejak ditanda tanganinya nota kesepahaman antara duta besar republik Indonesia dengan kementerian Belia dan Sukan Malaysia pada tahun 1979.

Kesepakatan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pemuda untuk saling belajar dan bertukar pengalaman dari kedua negara khususnya dan dunia internasional umumnya. Program ini membutuhkan dukungan dan peran aktif dari pemuda-pemudi Indonesia-Malaysia. Untuk itu delegasi yang diutus dari tiap negara memiliki kemampuan dan kemauan untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan di daerah, sehingga dapat memberikan kontribusi kepada negara dalam aksi konkret, saran, rekomendasi, serta feedback dari program ini untuk pengembangan program dimasa mendatang.

  1. TUJUAN

2.1. Tujuan Umum

  1. Untuk meningkatkan persahabatan dan saling pengertian antar pemuda Indonesia dan Malaysia
  2. Memberikan kesempatan lebih luas kepada pemuda untuk saling mengenal lebih dekat tentang kebudayaan, adat istiadat, sosial ekonomi kedua negara;
  3. Mengembangkan jiwa nasionalisme;
  4. Membangun sikap toleran, kreatif dan mandiri.

 

2.2.  Tujuan Khusus

Secara khusus program ini bertujuan agar pemuda Indonesia dapat:

  1. Lebih bertanggung jawab, dewasa dalam berfikir dan bertindak;
  2. Meningkatkan semangat nasionalisme dalam kehidupan dunia yang semakin mengglobal;
  3. Membangun dan mengembangkan sikap kritis, kreatif;
  4. Menumbuhkan jiwa empati terhadap sesama.

 

 

  1. Durasi

Program ini berlangsung selama lebih kurang 3 minggu yang terdiri dari 4 fase, yaitu:

  1. PDT (Pre Departure Training)

Pre-Departure Training (PDT) ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pembinaan mental untuk mempersiapkan diri para peserta program pertukaran pemuda Indonesia- Malaysia. Kegiatan ini dirancang dalam rangka peningkatan dan pemgembangan kemampuan (kompetensi) peserta. Pada fase ini seluruh peserta akan mendapatkan berbagai ilmu dan brainstorming  tentang leadership, character building, media dan kewirausahaan. Pada fase ini juga peserta akan berlatih cultural performance yang akan ditampikan selama program berlangsung.

  1. Fase Malaysia

Pada fase ini peserta akan mengunjngi Malaysia dan tinggal bersama orang tua angkat (house family) selama beberapa hari.

  1. Fase Indonesia

Pada fase ini peserta akan menetap di indonesia dan juga akan tinggal bersama orang tua angkat bersama delegasi Malaysia selama beberapa hari.

  1. Re-entry.

Pada fase ini peserta harus menyusun laporan kegiatan dan menyampakan laporan selama program.

  1. Bentuk Kegiatan
  1. Courtesy call
  2. Institutional Visit
  3. Cultural Performance
  4. Home Stay