SSEAYP, SILAHKAN CARI DI GOOGLE

SSEAYP, SILAHKAN CARI DI GOOGLE

Ocean, the sky, you and I
All the moments that we've cried. Still with me in my mind
Every night I hold myself tight and smile
Think of the time when we say goodbye, I wish you here forever by myside like ocean and the sky
(Lao Participating Youth's song)

Hajimemashite, watashiwa Annisa desu. Salah satu delegasi Indonesia untuk program SSEAYP atau
singkatan dari The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program. Bagi kalian yang
penasaran, silahkan searching melalui Google. Aku yakin akan banyak informasi yang lebih
menjawab disana. Program 53 hari ini memiliki misi Friendship and Mutual Understanding. Dimana
ini akan melibatkan 28 anak muda terpilih dari kawasan Jepang dan Asean. Tiap negara dipimpin
oleh satu National Leader yang juga melalui sejumlah seleksi yang ketat oleh SII (SSEAYP
International Indonesia) dan juga Kemenpora RI. Tahun ini NL Indonesia dari Jawa Barat, kak Desy
Marlita namanya. Dulunya juga pernah ada NL dari Aceh. Namanya Cutkak Wina.

Kegiatan gimana? Secara garis besar ada dua. Sebagai tantangan, silahkan kamu cari di Google.
SSEAYP menghabiskan waktu di dua alam. Alam darat dan alam lautan. Yap, kita mengarungi
samudera dengan Kapal Pesiar Nippon Maru. Ketika sampai di daratan, sebutannya Port of Call. Tiap
tahun rute berbeda-beda. Tahun lalu, kesempatan menyambangi Brunei Darussalam, Filipina,
Thailand, Vietnam lalu kembali ke Jepang. Aktivitasnya pun beragam, ada PY Seminar, Discussion
Group, Solidarity Group, dan Voluntary Activity yang keseluruhannya aku yakin kamu akan
memahami melalui informasi dari Google. Tiap kegiatan disana ada panitianya. Ibarat Mahasiswa
ada BEM-nya. Misalnya ada PY Seminar Sub-Committee yang mengurus kegiatan seminar teman-
teman lintas negara. Ada SG-Subcommitte yang mengakomodir kegiatan bounding antar negara.
Lalu ada DG Steering Committee, yang memanajemen kegiatan diskusi lintas negara mengenai
sejumlah topik terkait. Kebetulan, tahun lalu saya berperan sebagai Sekretaris untuk DG-SC tersebut.
Nah ketiga itu berlangsung diatas Nippon Maru.

Lalu kegiatan di daratan apa saja? Banyak, mulai dari panggilan kenegaraan hingga program tinggal
dengan keluarga angkat di tiap negara. Spesial bagi Youth Leader (ketua kontingen) akan ada short
visit atau kunjungan singkat ke suatu tempat. Kamu lagi-lagi bisa menemukan berbagai istilah-istilah
per-SSEAYP-an melalui Google. Nah untuk tiap kontingen itu ada panggilannya. Kontingen Indonesia
disebut IPY (Indonesia Participating Youth), Kontingen Singapura disebut SPY (Singapore
Participating Youth), dan lain sebagainya. Tahun 2018 merupakan angkatan SSEAYP yang ke 45 bagi
Indonesia. Yap, program yang digagas dari 1974 ini tidak serta merta langsung di ikuti oleh 10 negara
ASEAN. Jadi awal mulanya hanya 5 negara ASEAN yang berpartisipasi. Apa saja? Kamu juga akan
mudah menemukannya di Google. Tiap kontingen menggunakan tema tersendiri yang berbeda tiap
tahunnya. Misalnya kontingen Filipina (PPY) menggunakan tema Hinirang, Malaysia (MaPY)
menggunakan tema Lanchara Rantap. Dan Indonesia, menggunakan tema Unstoppable 45.

Nah kegiatan yang diinisiasi oleh Cabinet Office of Japan ini membuat kita berperan sebagai The
Youth Ambassador of Goodwill. Jadi semua etika maupun etiket sangat harus dijaga. Selama
program, akan banyak hal yang membentuk penilaian orang lain terhadap suatu negara. Oleh karena
itu, Indonesia sangat disiplin dalam menerapkan berbagai hal. Termasuk dalam berpakaian. Semua
pakaian dipakai bersamaan dengan mengatur sesuai kode. Mulai dari pakaian tipe A (pakaian sangat
formal), tipe B (formal kenegaraan, biasanya pakaian khas dari daerah di Indonesia), tipe C (semi
formal atau smart casual) dan terakhir tipe D (casual).

Nah lalu proses seleksinya bagaimana? Untuk ini, informasi didapat melalui PCMI masing-masing.
Dan tiap provinsi memiliki proses seleksi yang berbeda juga. Di Aceh, seleksi dimulai dari tahapan
berkas, tes tulis (terdiri dari tes kecakapan bahasa Inggris, pengetahuan umum dan seputar program
terkait), lalu tahapan 10 besar yang juga terdiri dari wawancara, presentasi proyek sosial, FG dan
presentasi seni. Ada baiknya, jika kamu ingin mencoba silahkan tanya ke alumni program di
provinsimu mengenai sistem dan lain-lain. Karena sepandai-pandainya Google, dia bukan alumni
program yang bisa menjabarkan lebih detai. Semangat! Semoga kamu selanjutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *